Skandal Keuangan Polresta Mataram: Polisi Dipecat karena Utang, Bolos Tugas, dan Absen Saat Pemberhentian!

Sebuah guncangan besar melanda Polresta Mataram, NTB, setelah Aipda Lalu Sentot Syawaluddin dipecat dari anggota Polri. Pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) diberikan karena sejumlah alasan, utamanya terkait masalah utang yang menumpuk.

Dec 5, 2023 - 14:30
 0  23
Skandal Keuangan Polresta Mataram: Polisi Dipecat karena Utang, Bolos Tugas, dan Absen Saat Pemberhentian!

Sebuah guncangan besar melanda Polresta Mataram, NTB, setelah Aipda Lalu Sentot Syawaluddin dipecat dari anggota Polri. Pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) diberikan karena sejumlah alasan, utamanya terkait masalah utang yang menumpuk.

Kapolresta Mataram, Kombes Mustofa, mengungkapkan bahwa utang-piutang yang dimiliki oleh Sentot menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan pemberhentiannya. Mustofa menyebut bahwa situasi keuangan Sentot tidak termonitor dengan baik oleh pihak kepolisian, dan hal ini menjadi bahan pertimbangan serius.

Selain masalah keuangan, Sentot juga terbukti mencoreng nama baik institusi Polri dengan seringnya bolos dari tugasnya. Bahkan, saat upacara PTDH, Sentot tidak hadir secara langsung, melainkan hanya diwakili oleh fotonya.

"Dia telah melakukan pelanggaran berat serta tidak mempertahankan nama baik institusi. Jelas dia dipecat karena melanggar aturan," tegas Mustofa. Ia menambahkan bahwa kejadian ini seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi seluruh anggota Polresta Mataram untuk tidak mengulangi perilaku yang sama.

Mustofa juga menekankan bahwa menjadi anggota Polri berarti memiliki tanggung jawab besar. Sementara Polri sangat memperhatikan hak-hak anggotanya, tetapi pelanggaran serius seperti yang dilakukan Sentot tidak akan dibiarkan tanpa tindakan tegas.

"Ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi seluruh anggota Polresta Mataram sehingga diharapkan tidak melakukan hal-hal yang sama," ujar Mustofa.

Dia berharap agar seluruh anggota Polresta Mataram berfikir realistis dan menjalankan tugas mereka dengan tanggung jawab. "Kami minta jangan berpikir bahwa tugas yang dijalani ini sebagai beban, jalankan tugas sebagai tanggung jawab sebagai Polri," tandas Mustofa.

Guncangan ini menciptakan sorotan publik terhadap etika dan kedisiplinan di tubuh kepolisian, sementara keputusan tegas ini diharapkan menjadi contoh bagi anggota kepolisian lainnya untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas mereka.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow