Perwakilan Republik Indonesia Maudy Ayunda berpartisipasi dalam 100 wanita tercantik yang dipilih oleh TC Candler

Perwakilan Republik Indonesia Maudy Ayunda berpartisipasi dalam 100 wanita tercantik yang dipilih oleh TC Candler

Nama Maudy Ayunda seakan tak pernah berhenti menjadi perbincangan aktif. Setelah menempati peringkat ke-85 di antara 100 wajah tercantik tahun 2020 oleh TC Candler, dia sekarang menjadi topik diskusi. Setelah membintangi film Untuk Rena pada 2005, Maudy sudah dikenal luas di Indonesia.

Penampilannya dalam film tersebut membuatnya memenangkan Penghargaan Aktris Terbaik di Festival Film Jakarta 2006. Prestasi perempuan bernama lengkap Ayunda Faza Maudya ini jelas luar biasa. Mengingat Maudy baru berusia 11 tahun, Untuk Rena adalah film pertamanya.

Bagi Rena, ini bisa dibilang film yang membuat karier Modi di industri hiburan mulus. Tentu saja, meski Modi masih muda, kemampuan aktingnya juga sangat bagus. Ia kembali ke festival film pada tahun 2009, dibintangi oleh Sang Pemimpi. Tidak hanya tampil, ia juga menyanyikan salah satu lagu tema dalam film Miles Film, berjudul Mengejar Mimpi.

Sejak itu, Maudy sangat aktif sebagai penyanyi solo. Dia pertama kali merilis album solonya "Call Me ..." pada tahun 2011, dan single berjudul "Suddenly Cinta Datang" sangat populer. Di saat yang sama dengan karir musiknya, karir film Maudy terus menanjak.

Setelah membintangi film "Paper Boat" (2012) dan "Paper Boat 2" (2012), popularitasnya semakin meningkat dan dia adalah salah satu karakter utama bernama Kugy. Selain itu, ia juga menyanyikan lagu tema film "Perahu Kertas".

Penampilan Maudy di film ini sangat lengkap, ia salah satu protagonis dan masih menyanyikan lagu temanya. Meski aktif di industri film dan musik, Modi tak lupa menimba ilmu. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan studinya di Jurusan Politik, Filsafat dan Ekonomi di Universitas Oxford di Inggris pada tahun 2013.

Maudy membutuhkan waktu tiga tahun untuk lulus dan mendapatkan gelar sarjana. Sejak itu, ia kembali ke panggung pemeran utama film "Trinity" (Trinity). Ada juga Habibie dan Ainun 3. Seolah tak puas dengan gelar sarjananya, ia terus melanjutkan studi untuk menambah ilmunya dan memperoleh gelar master.

Tak hanya dirinya, ia juga diterima oleh dua universitas ternama internasional, Harvard University dan Stanford University. Dengan mengunggah akun Instagram pribadinya, Maudy kebingungan memilih universitas.

Setelah beberapa lama, akhirnya dia memutuskan untuk kuliah di Stanford University di California. Maudy dikenal sebagai salah satu "gadis" Indonesia karena kecerdasan, prestasi dan keserbagunaannya. "It girl" adalah julukan untuk wanita paling inspiratif.

“It girl juga merupakan kata yang abstrak. Bagi Maudy, syarat menjadi it girl adalah menarik perhatian banyak orang, memiliki kekuatan untuk didengarkan dan menginspirasi, serta memiliki prestasi yang dapat menginspirasi,” kata Maudy pada 2015. Menurutnya, orang bisa menyebut dirinya perempuan. Namun, ia tidak berkepala besar, dan menurut Modi, gadis itu adalah seorang ibu.