Pemprov DKI Jakarta Tingkatkan Akses Pengaduan: 35 Pos Baru untuk Lawan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di 2024

Jakarta, Senin - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak tegas dalam pemberantasan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan menambah pos pengaduan menjadi 35 unit. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan respons dan penanganan terhadap kasus-kasus tersebut.

Jan 8, 2024 - 11:36
 0  25
Pemprov DKI Jakarta Tingkatkan Akses Pengaduan: 35 Pos Baru untuk Lawan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di 2024
Sumber Foto : https://awsimages.detik.net.id/

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, menyampaikan, "Tahun 2024 telah dilakukan penguatan terhadap akses penerimaan pengaduan di Pusat PPA Provinsi DKI Jakarta melalui penambahan pos pengaduan menjadi 35 pos pengaduan."

Dalam upaya memenuhi hak korban, Dinas PPAPP DKI Jakarta juga meningkatkan sumber daya manusia (SDM) untuk memberikan pelayanan profesional dan memperkuat kolaborasi dengan mitra-mitra terkait.

Miftah menjelaskan, "Upaya Dinas PPAPP dalam memberikan pelayanan penanganan pada perempuan dan anak korban kekerasan dilakukan melalui Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DKI Jakarta."

Layanan yang diberikan oleh Pusat PPA DKI Jakarta mencakup penerimaan pengaduan, layanan hukum, psikologi, pendampingan korban, rujukan medis, rumah perlindungan sementara, dan rujukan rumah aman korban kekerasan. Semua layanan tersebut diberikan secara gratis.

Selain itu, Miftah menekankan bahwa pengelolaan layanan pusatS PPA melibatkan tenaga-tenaga kompeten dari berbagai bidang, termasuk tenaga ahli pemenuhan hak korban perempuan dan anak, ahli teknologi informasi, advokat, psikolog klinis, manajer kasus, pendamping korban, dan tenaga lainnya.

Berdasarkan data Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi DKI Jakarta, sepanjang tahun 2023 terdapat 1.682 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Rincian kasus melibatkan anak perempuan sebanyak 665 kasus, anak laki-laki 286 kasus, dan perempuan dewasa 731 kasus.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak dari tindak kekerasan, dengan terus melakukan upaya pencegahan hingga penanganan di berbagai tingkatan.

Sumber Foto : https://goodstats.id/img

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow