Menunda Pekerjaan: Penjelasan Ilmiah Mengapa Banyak Orang Cenderung Prokrastinasi

Prokrastinasi, kecenderungan menunda-nunda pekerjaan atau tugas, telah menjadi tantangan umum bagi banyak orang. Para peneliti dan ilmuwan mencoba mengungkap alasan di balik perilaku ini, dengan fokus pada aspek-aspek psikologis, biologis, dan lingkungan yang memainkan peran kunci dalam kebiasaan menunda-nunda.

Jan 10, 2024 - 12:30
 0  24
Menunda Pekerjaan: Penjelasan Ilmiah Mengapa Banyak Orang Cenderung Prokrastinasi
Sumber Foto : https://www.gramedia.com/

Prokrastinasi, kecenderungan menunda-nunda pekerjaan atau tugas, telah menjadi tantangan umum bagi banyak orang. Para peneliti dan ilmuwan mencoba mengungkap alasan di balik perilaku ini, dengan fokus pada aspek-aspek psikologis, biologis, dan lingkungan yang memainkan peran kunci dalam kebiasaan menunda-nunda.

Sumber Foto : https://cdn.timesmedia.co.id/

1. Menghindari Tugas yang Menimbulkan Emosi Negatif

Menurut Fuschia Sirois, seorang profesor psikologi di Universitas Durham, Inggris, inti dari prokrastinasi adalah upaya menghindari tugas yang menyebabkan emosi negatif. Terkadang, bukan tugas itu sendiri yang sulit, tetapi emosi yang terkait dengannya yang membuat seseorang menunda pekerjaan.

Dalam studi pencitraan otak, Sirois menemukan bahwa orang yang kesulitan mengelola emosi, terutama emosi negatif, cenderung lebih sering menunda-nunda. Bagian otak tertentu, seperti korteks prefrontal dorsolateral kiri, terkait dengan pengendalian diri, menjadi kunci dalam mengatasi prokrastinasi.

2. Faktor Genetik dalam Prokrastinasi

Sirois mengungkapkan bahwa selain faktor psikologis, ada faktor genetik yang terkait dengan kecenderungan prokrastinasi. Penelitian menunjukkan bahwa impulsivitas pada tingkat genetik dapat memainkan peran dalam perilaku menunda-nunda. Meskipun ada basis biologis, hal ini tidak berarti bahwa seseorang terjebak dengan sifat tersebut, karena banyak faktor yang memengaruhi kebiasaan ini.

3. Pengaruh Lingkungan

Faktor lingkungan juga memiliki dampak besar pada kebiasaan prokrastinasi seseorang. Meskipun seseorang mungkin tidak cenderung menunda-nunda secara alami, situasi yang melelahkan atau tidak nyaman dapat memicu perilaku ini. Stres tambahan yang muncul karena menunda-nunda tugas dapat menciptakan lingkaran setan yang merugikan kesehatan mental dan kinerja secara keseluruhan.

Dengan pemahaman mendalam tentang aspek-aspek ini, diharapkan dapat dikembangkan strategi dan intervensi yang lebih efektif untuk membantu individu mengatasi kebiasaan prokrastinasi. Proses ini menjadi penting untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan produktivitas dalam berbagai konteks kehidupan.

Sumber Foto : https://img-cdn.medkomtek.com/

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow