Kinerja Tesla Memburuk, Kekayaan Elon Musk Turun Hingga Rp 380 Triliun dalam Semalam

Produsen mobil listrik terkemuka, Tesla, melaporkan kinerja yang kurang memuaskan pada kuartal ketiga tahun 2023. CEO dan pendiri Tesla, Elon Musk, menyuarakan ketidakoptimisan terkait situasi ekonomi global yang sedang berlangsung. Dampak dari pengumuman ini terasa di pasar saham, dengan harga saham perusahaan mengalami penurunan hampir 9% pada pagi Kamis (19/10).

Oct 20, 2023 - 11:38
 0  26
Kinerja Tesla Memburuk, Kekayaan Elon Musk Turun Hingga Rp 380 Triliun dalam Semalam

Produsen mobil listrik terkemuka, Tesla, melaporkan kinerja yang kurang memuaskan pada kuartal ketiga tahun 2023. CEO dan pendiri Tesla, Elon Musk, menyuarakan ketidakoptimisan terkait situasi ekonomi global yang sedang berlangsung. Dampak dari pengumuman ini terasa di pasar saham, dengan harga saham perusahaan mengalami penurunan hampir 9% pada pagi Kamis (19/10).

Kondisi ini berdampak signifikan pada Elon Musk, yang memegang sekitar 21% saham Tesla. Ia harus menerima penurunan kekayaannya sebesar 10%, atau sekitar US$24 miliar (setara dengan sekitar Rp 380 triliun). Ini menciptakan gejolak besar dalam dunia finansial, mengingat sebagian besar kekayaan Musk berakar pada kepemilikan sahamnya di Tesla.

Kinerja bisnis Tesla yang mengkhawatirkan merupakan pukulan bagi sosok yang saat itu menjadi orang terkaya di dunia. Tesla melaporkan pendapatan sebesar US$19,6 miliar pada kuartal ketiga tahun 2023. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan dengan pendapatan sebesar US$21,3 miliar yang dihasilkan pada kuartal sebelumnya.

Selain itu, Tesla juga mengumumkan bahwa pendapatannya per saham adalah sebesar 66 sen, menurun drastis dari 91 sen per saham pada periode sebelumnya. Laporan dari FactSet mengungkapkan bahwa kedua metrik ini jauh di bawah ekspektasi investor. Sebelum pengumuman ini, investor telah memproyeksikan bahwa Tesla akan mencapai pendapatan sebesar US$24,2 miliar dan laba sebesar 72 sen per saham.

Para analis mencatat bahwa salah satu faktor utama yang mempengaruhi penurunan harga saham Tesla adalah pernyataan Elon Musk mengenai situasi ekonomi global dalam pertemuan dengan investor. Dalam kesempatan itu, Musk menyoroti kenaikan suku bunga di AS dan menggambarkan situasi pasar saat ini sebagai "iklim ekonomi yang menantang."

Musk juga menjelaskan bahwa kondisi ekonomi yang sulit ini telah memaksa perusahaan untuk menurunkan harga produknya. Selain itu, ia juga mengungkapkan harapannya terkait produk baru Tesla, yaitu 'Cybertruck', yang dijadwalkan mulai dikirimkan kepada pelanggan pada akhir November mendatang.

Meskipun mengalami penurunan besar dalam kekayaannya, Elon Musk tetap memegang gelar orang terkaya di dunia, dengan estimasi kekayaan total sekitar US$232,2 miliar menurut Forbes. Situasi ini akan terus dipantau oleh pasar finansial dan penggemar Tesla di seluruh dunia.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow