Kejurda IMI yang Dihadiri Kabinda Sultra Menuai Konflik dan Perkelahian Antar Masyarakat di Kolaka

Kejurda IMI yang Dihadiri Kabinda Sultra Menuai Konflik dan Perkelahian Antar Masyarakat di Kolaka

KOLAKA - Kejuaraan daerah (Kejurda), yang dihadiri oleh Kepala Badan Intelijen Daerah (Binda) Sultra, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Raden Toto Oktaviana, yang diselenggarakan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Kolaka selama dua hari Sabtu - Minggu, di jalan Baypas Kolaka, diwarnai konflik dan perkelahian antar masyarakat.

Pantauan media ini, pada momen final Minggu 12 Juni pagi hari, terjadi perkelahian antara pembalap saat mencoba arena balap.

Kedua pembalap saling tabrak, hingga menyebabkan kedua peserta tersebut saling tonjok tonjokan. Kejadian itu kemudian berakhir di Polres Kolaka, saat salah satu dari mereka tidak terima akibat luka cakaran di wajahnya. 

Tidak hanya terjadi dikubu para pembalap, aksi tonjok tonjokan juga terjadi pada masyarakat Kolaka. Seeorang berambut panjang nampak dikejar oleh segerombol pemuda berkostum pembalap. Pemuda gondrong tersebut di pukul oleh beberapa orang, hingga terpental di tanah.      

Selain peristiwa perkelahian, terjadi juga insiden tabrakan yang menyebabkan seorang anggota Polisi Militer (POM) dan dua orang anggota Kepolisian dari Polres Kolaka mengalami luka -luka.

Lebih ironis lagi, kegiatan yang bersifat kejuaraan daerah itu, tidak melibatkan sejumlah instansi terkait seperti Dispora Kolaka, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kolaka.

Tidak heran, jika kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua DPRD Kolaka Abdur Rahman Saleh. Padahal, seyogianya kegiatan itu dibuka oleh unsur Pemerintah daerah Kolaka.