Dejima! Awalnya Tak Bisa Berdiri Karena Kurangnya Kertas Bernominal, Kini Jadi Coffeshop Terkenal

Dejima! Awalnya Tak Bisa Berdiri Karena Kurangnya Kertas Bernominal, Kini Jadi Coffeshop Terkenal

Dejima timbul ke dunia perkopian duniawi berawal dari ide 2 orang anak muda biasa, Qinthara dan Alan, yang awalnya hanya menjalani hari sebagai anak nongkrong garis keras (subuh tidur, siang bangun, malam nongkrong).

Langkah awal yang mereka lakukan ialah menjual produk coldbrew coffee botolan, dan hal ini terlaksana ketika masuknya co-founder baru yang tak kalah kece dari dua co-founder sebelumnya, bernama Ryan.

Nama Dejima sendiri diambil dari nama pelabuhan di jepang, tepatnya nagasaki. Pelabuhan pertama dimana kopi2 mulai masuk ke jepang setelah perang dunia kedua.

Pelabuhan itu adalah tempat bersinggah sementara sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke tujuan masing2, begitulah yang mereka harapkan untuk Dejima, menjadi tempat singgah sementara untuk merehatkan badan dan melenturkan pikiran, sebelum akhirnya para pengunjung pergi ke tujuannya masing masing.

Alasan mengapa ketiga orang ini awalnya berjualan produk botolan bukannya langsung membuka coffeshop adalah karna kurangnya lembaran kertas bernominal, alias mereka kurang duit untuk modal.

Pada akhirnya owner Dejima bisa mewujudkan angan mereka yang sudah lama tergantung, Dejima akhirnya menjadi sebuah coffeshop, tak lagi hanya sebagai merk kopi botolan.

Pada awalnya Dejima ada di jalan menado (area tenis indoor siliwangi) dan disinilah Luthfi mulai bergabung menjadi bagian dari dejima. Kini total ada 4 owner kece yang siap mengangkat Dejima jadi makin luar biasa.

Dejima Jalan Manado

Dari sini gelombang ombak dunia bisnis mulai mereka nikmati, dari sepinya pengunjung hingga masalah kurangnya biaya untuk mengembangkan Dejima itu sendiri.

Singkat cerita Dejima harus berpindah lokasi ke jalan malabar selama kurang lebih 2 tahun, hingga akhirnya kembali pindah ke jalan cirebon no 4 di dalam area kantor perhutani. Hal ini tidak lepas dari beberapa kerjasama dengan perhutani sebelumnya, hingga akhirnya ditawarkan untuk membuka Dejima di tempat tersebut.

Dejima Jalan Malabar

Seiring dengan berpindahnya Dejima, datanglah 2 investor baru bernama Jevie & David memberikan sebuah langkah baru untuk Dejima. Kini Dejima membentuk sister company berupa roastery bernama "Kairin" yg dirintis oleh Feby, dengan salah satu tujuan memastikan supply chain utama Dejima, yaitu roasted beans.

Dejima Jalan Cirebon ( sekarang )

Selain itu juga Kairin saat ini sudah mulai mendapatkan kepercayaan untuk memasok roasted beans ke beberapa kedai di bandung maupun luar bandung.

Hingga saat ini kepemilikan Dejima terdiri dari 7 orang pria yang memiliki ambisi tingkat tinggi.