Dari Pulau Sabang Hingga Laut Arafuru Waspada Gelombang Tinggi Hingga Besok

Dari Pulau Sabang Hingga Laut Arafuru Waspada Gelombang Tinggi Hingga Besok

Bagi Anda yang akan beraktivitas di luar atau tepatnya di sekitar pesisir dan perairan, sebaiknya berhati-hati dan mewaspadai potensi gelombang tinggi mencapai empat meter hari ini dan besok hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 19-20  Oktober 2020.

Berdasarkan hasil analisis pantauan BMKG, pusat tekanan rendah 1007 hPa di Samudra Pasifik timur Filipina.  Sementara itu, pola angin di wilayah Indonesia pada umumnya bergerak dari Tenggara-Barat Daya dengan kecepatn angin berkisar 5-25 knot.

Sehingga, kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Pulau Sabang, Perairan selatan Banten, Perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua Barat, Laut Arafuru, Perairan selatan Pulau Yos Sudarso.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah dengan kecepatan angin tertinggi tersebut dan sejumlah wilayah perairan lainnya.

Gelombang tinggi 1,25-2,50 meter (kategori sedang)

Selat Malaka bagian utara

Perairan utara Pulau Sabang

Perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai

Perairan timur Pulau Enggano hingga Bengkulu

Perairan barat Lampung

Selat Sunda bagian barat

Teluk Lampung bagian selatan

Perairan selatan Pulau Bali hingga Pulau Sumba

Selat Bali - Lombok - Alas hingga Sape bagian selatan

Selat Sumba bagian barat

Laut Sawu

Perairan selatan Kupang hingga Pulau Rote

Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur

Laut Natuna utara

Laut Jawa

Perairan Kepulauan Kangean

Laut Bali bagian timur

Selat Lombok bagian utara

Laut Sumbawa Selat Makasar

Perairan Kalimantan Utara Laut Sulawesi

Perairan utara dan selatan Sulawesi utara

Perairan Bitung hingga Likupang

Perairan Kepulauan Sitaro

Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud Laut Maluku

Perairan barat dan utara Kepulauan Halmahera Laut Halmahera

Perairan utara Papua Barat hingga Pulau Biak

Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua

Laut Arafuru bagian tengah dan timur

Gelombang tinggi 2,50-4 meter (kategori tinggi)

Perairan barat Pulau Enggano

Samudra Hindia barat sumatra

Selat Sunda bagian selatan

Perairan selatan Jawa

Samudra Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat

Samudra Pasifik utara Halmahera

Saran keselamatan

Terkait dengan potensi dan peluang sejumlah wilayah mendapati gelombang tinggi bahkan mencapai enam meter ini. 

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti berikut.

1. Perahu nelayan: perlu memperhatikan jika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter

2. Kapal tongkang: perlu waspada jika berada dalam kondisi kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter

3. Kapal ferry: perlu waspada saat kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m

4. Kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar: perlu meningkatkan kewaspadaan saat kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter, karena potensi gelombang ini berisiko sangat tinggi terhadap keselamatan pelayaran.